Minggu, 10 Januari 2010

Monumen Nasional ( Monas)

Monumen Nasional

Monas

Monumen Nasional atau yang populer disingkat dengan Monas atau Tugu Monas adalah salah satu dari monumen peringatan yang didirikan untuk mengenang perlawanan dan perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah Belanda.

Bentuk Tugu peringatan yang satu ini sangat unik. Sebuah batu obeliks yang terbuat dari marmer yang berbentuk lingga yoni simbol kesuburan ini tingginya 132 m.

Di puncak Monumen Nasional terdapat cawan yang menopang berbentuk nyala obor perunggu yang beratnya mencapai 14,5 ton dan dilapisi emas 35kg. Lidah api atau obor ini sebagai simbol perjuangan rakyat Indonesia yang ingin meraih kemerdekaan.

Pelataran puncak dengan luas 11×11 dapat menampung sebanyak 50 pengunjung. Pada sekeliling badan elevator terdapat tangga darurat yang terbuat dari besi. Dari pelataran puncak tugu Monas, pengunjung dapat menikmati pemandangan seluruh penjuru kota Jakarta. Arah ke selatan berdiri dengan kokoh dari kejauhan Gunung Salak di wilayah kabupaten Bogor, Jawa Barat, arah utara membentang laut lepas dengan pulau-pulau kecil berserakan. Bila menoleh ke Barat membentang Bandara Soekarno-Hatta yang setiap waktu terlihat pesawat lepas landas.

Dari pelataran puncak, 17 m lagi ke atas, terdapat lidah api, terbuat dari perunggu seberat 14,5 ton dan berdiameter 6 m, terdiri dari 77 bagian yang disatukan.


Monas atau Monumen Nasional merupakan icon kota Jakarta. Terletak di pusat kota Jakarta, menjadi tempat wisata dan pusat pendidikan yang menarik bagi warga Jakarta dan sekitarnya. Monas didirikan pada tahun 1959 dan diresmikan dua tahun kemudian pada tahun 1961. Monas selalu ramai dikunjungi wisatawan untuk melihat keindahan kota Jakarta dari puncak Monas, menambah wawasan sejarah Indonesia di ruang diorama ataupun menikmati segarnya hutan kota seluas kira-kira 80 hektar di tengah kota Jakarta.

Sejarah Monas

Monas mulai dibangun pada bulan Agustus 1959. Keseluruhan bangunan Monas dirancang oleh para arsitek Indonesia yaitu Soedarsono, Frederich Silaban dan Ir. Rooseno. Pada tanggal 17 Agustus 1961, Monas diresmikan oleh Presiden Soekarno. Dan mulai dibuka untuk umum sejak tanggal 12 Juli 1975.

Sedangkan wilayah taman hutan kota di sekitar Monas dahulu dikenal dengan nama Lapangan Gambir. Kemudian sempat berubah nama beberapa kali menjadi Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan kemudian menjadi Taman Monas.

Ukuran dan Isi Monas

Monas dibangun setinggi 132 meter dan berbentuk lingga yoni. Seluruh bangunan ini dilapisi oleh marmer.

Ukuran Monas
  • Lidah Api

    Di bagian puncak terdapat cawan yang di atasnya terdapat lidah api dari perunggu yang tingginya 17 meter dan diameter 6 meter dengan berat 14,5 ton. Lidah api ini dilapisi emas seberat 45 kg. Lidah api Monas terdiri atas 77 bagian yang disatukan.
  • Pelataran Puncak

    Pelataran puncak luasnya 11x11 m. Untuk mencapai pelataran puncak, pengunjung bisa menggunakan lift dengan lama perjalanan sekitar 3 menit. Di sekeliling lift terdapat tangga darurat. Dari pelataran puncak Monas, pengunjung bisa melihat gedung-gedung pencakar langit di kota Jakarta. Bahkan jika udara cerah, pengunjung dapat melihat Gunung Salak di Jawa Barat maupun Laut Jawa dengan Kepulauan Seribu.
  • Pelataran Bawah

    Pelataran bawah luasnya 45x45 m. Tinggi dari dasar Monas ke pelataran bawah yaitu 17 meter. Di bagian ini pengunjung dapat melihat Taman Monas yang merupakan hutan kota yang indah.
  • Museum Sejarah Perjuangan Nasional

    Di bagian bawah Monas terdapat sebuah ruangan yang luas yaitu Museum Nasional. Tingginya yaitu 8 meter. Museum ini menampilkan sejarah perjuangan Bangsa Indonesia. Luas dari museum ini adalah 80x80 m. Pada keempat sisi museum terdapat 12 diorama (jendela peragaan) yang menampilkan sejarah Indonesia dari jaman kerajaan-kerajaan nenek moyang Bangsa Indonesia hingga G30S PKI.

Selain itu direncanakan untuk ditampilkan bendera pusaka dan naskah proklamasi yang asli di dalam bangunan Monas. Di sini juga ditampilkan rencana pembangunan kota Jakarta.

Taman Monas

Pijat Refleksi di MonasAnda juga dapat menghilangkan rasa jenuh Anda dengan menikmati Taman Monas, yaitu sebuah hutan kota yang dirancang dengan taman yang indah.

Di taman ini Anda dapat bermain bersama kawanan rusa yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor untuk meramaikan taman ini. Selain itu Anda juga dapat berolahraga di taman ini bersama teman maupun keluarga.

Taman Monas juga dilengkapi dengan kolam air mancur menari. Pertunjukan air mancur menari ini sangat menarik untuk ditonton pada malam hari. Air mancur akan bergerak dengan liukan yang indah sesuai alunan lagu yang dimainkan. Selain itu ada juga pertunjukkan laser berwarna-warni pada air mancur ini.

Bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan, selain berolahraga di Taman Monas, Anda pun dapat melakukan pijat refleksi secara gratis. Di taman ini disediakan batu-batuan yang cukup tajam untuk Anda pijak sambil dipijat refleksi. Di taman ini juga disediakan beberapa lapangan futsal dan basket yang bisa digunakan siapapun.

Jika Anda lelah berjalan kaki di taman seluas 80 hektar ini, Anda dapat menggunakan kereta wisata. Taman ini bebas dikunjungi siapa saja dan terbuka secara gratis untuk umum.

Wisata Monas

Untuk mengunjungi Monas, ada banyak jenis transportasi yang dapat Anda gunakan. Jika Anda pengguna kereta api, Anda dapat menggunakan KRL Jabodetabek jenis express yang berhenti di Stasiun Gambir. Anda pun dapat menggunakan fasilitas transportasi Bus Trans Jakarta. Jika Anda menggunakan kendaraan pribadi, tersedia lapangan parkir khusus IRTI, atau Anda dapat memarkir kendaraan Anda di Stasiun Gambir.

Untuk dapat masuk ke bangunan Monas, Anda dapat melalui pintu masuk di sekitar patung Pangeran Diponegoro. Lalu Anda akan melalui lorong bawah tanah untuk masuk ke Monas. Anda pun dapat melalui pintu masuk di pelataran Monas bagian utara. Jam buka Monas adalah jam 9.00 pagi hingga jam 16.00 sore.

Monas dapat menjadi salah satu pilihan Anda untuk berwisata bersama keluarga dan tempat mendidik anak-anak untuk lebih mengenal sejarah Indonesia. Anda pun dapat menikmati udara segar dari rindangnya pepohonan di Monas. Dan jangan lupa untuk menjaga kebersihan Taman Monas agar tetap indah untuk dinikmati siapapun.


Peta Lokasi


Map data ©2009 AND, Tele Atlas, Europa Technologies - Terms of Use
Map
Satellite
Show labels
200 ft
100 m

Rabu, 23 September 2009

wiNd0ws NT 4.0

Microsoft Windows NT 4.0 adalah versi kelanjutan (versi keempat) sistem operasi berbasis kernel NT yang diluncurkan oleh Microsoft Corporation pada 29 Juli 1996. Sistem operasi ini dapat mendukung beberapa platform perangkat keras, mulai dari Intel IA-32 (x86), PowerPC dari IBM, MIPS, dan DEC Alpha dari Digital Equipment Corporation. Sama seperti halnya pendahulunya (Windows NT 3.51), Windows NT 4.0 ini merupakan sistem operasi yang murni 32-bit, yang mendukung beberapa aplikasi DOS, OS/2 modus karakter, Windows 16-bit, Windows 32-bit, serta aplikasi POSIX. Karena merupakan sistem operasi 32-bit, Windows NT 4.0 mendukung hingga 4 gibibyte memori fisik.

Meskipun Windows NT 4.0 menawarkan stabilitas terhadap Windows 95, Windows NT 4.0 kurang fleksibel jika dilihat dari perspektif pengguna desktop. Banyak dari kestabilan sistem operasi ini diperoleh dari proses virtualisasi terhadap perangkat keras dan membuat aplikasi perangkat lunak mengakses Application Programming Interface (API) milik Windows NT dibandingkan dengan mengakses perangkat keras secara langsung seperti dalam Windows 95 dan juga MS-DOS. Kekurangan dari metode ini adalah banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan oleh komputer, sehingga aplikasi yang menggunakan perangkat keras secara intensif (seperti halnya game komputer) akan berjalan jauh lebih lambat dibandingkan dengan Windows 95 atau MS-DOS. Meskipun banyak program yang ditulis dengan Win32 API dapat berjalan di atas Windows 95 dan Windows NT, banyak aplikasi game tiga dimensi tidak dapat berjalan di atasnya, mengingat dukungan Windows NT 4.0 terhadap DirectX masih terbatas.

Meskipun memiliki antarmuka grafis yang sama dengan Windows 95, Windows NT 4.0 tidaklah semudah Windows 95, khususnya ketika melakukan beberapa pekerjaan seperti maintenance (perawatan) dan manajemen.

Dikotomi antara jajaran Windows NT dan Windows 9x berakhir dengan datangnya Windows XP, pada saat beberapa API game populer seperti halnya DirectX dan OpenGL telah lebih "dewasa" dan efisien untuk dibuat program aplikasinya dan tentunya perangkat keras telah cukup kuat untuk menjalankan pemrosesan API yang dulu sempat menjadi masalah.

Windows NT 4.0 adalah versi Windows NT terakhir yang mendukung arsitektur DEC Alpha, MIPS, dan IBM PowerPC. Penerus Windows NT 4.0, Windows 2000 telah menghilangkan dukungan terhadap arsitektur-arsitektur prosesor tersebut, dan hanya mendukung prosesor Intel x86 saja. Windows NT 4.0 pun dihentikan dukungannya pada tanggal 31 Desember 2004, meskipun masih sangat banyak penggunanya (hingga tahun 2006). Meskipun demikian, Microsoft membujuk banyak pengguna Windows NT 4.0 untuk melakukan upgrade ke versi terbaru (Windows XP, Windows 2000, atau Windows Server 2003).


Windows NT 4.0 Workstation adalah seri Windows NT 4.0 yang dibuat khusus untuk menjadi klien dari Windows NT 4.0 Server dan Windows NT 3.51 Advanced Server, atau juga dapat digunakan sebagai stasiun kerja yang berdiri sendiri (standalone workstation). Dibandingkan dengan saudaranya, Windows 95, jelas Windows NT 4.0 Workstation menawarkan berbagai kelebihan, seperti dukungan memori yang lebih besar, multitasking yang lebih baik, dan juga keamanan yang lebih kuat (penerapan group policy dan dapat dikontrol secara terpusat melalui Windows NT 4.0 Server).

Seperti layaknya sistem operasi klien, jenis Workstation hanya menawarkan beberapa layanan klien saja, seperti DHCP Client, DNS Client, dan lain-lain. Jenis Workstation juga dapat digunakan sebagai sebuah file server, meski hanya dapat melayani hingga 10 buah koneksi secara simultan saja. Ketika klien 11 hendak mengakses sistem yang bersangkutan, maka aksesnya akan ditolak hingga ada 1 buah slot koneksi yang kosong untuk ia tempati.


Microsoft merilis beberapa Service Pack untuk Windows NT 4.0, umumnya untuk memperbaiki bug yang terdapat di dalam sistem operasi tersebut selama "masa bakti" Windows NT 4.0.

Versi

Dirilis pada tanggal

Release To Manufacture (RTM)

29 Juli 1996

General Release

24 Agustus 1996

Service Pack 1

16 Oktober 1996

Service Pack 2

14 Desember 1996

Service Pack 3

15 Mei 1997

Service Pack 4

25 Oktober 1998

Service Pack 5

4 Mei 1999

Service Pack 6

22 November 1999

Service Pack 6a

30 November 1999

Service Pack 6a Security Rollup Update

26 Juli 2001

Sebenarnya, Microsoft telah merencanakan Windows NT 4.0 Service Pack 7 pada awal-awal 2001, tapi akhirnya digagalkan, dan diubah menjadi Post Service Pack 6a Security Rollup, dan bukan menjadi Service Pack yang penuh.

Selain service pack, Microsoft juga merilis Windows NT 4.0 Option Pack yang ditujukan untuk menambah fitur-fitur sistem operasi. Windows NT 4.0 Option Pack mencakup:

Senin, 14 September 2009

_ Salam Perkenalan _

nama : nina khoerunisa
kuliah : gunadarma university